02561 2200361 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020001800100082001000118084001600128100002700144245003100171250001400202300004700216520162800263600001601891264004801907336003101955337003001986338002302016990001602039990001602055990001602071990001602087990001602103990001602119990001602135990001602151990001602167990001602183INLIS00000000000014820210204103552 a0010-0121000143ta210204 b j ind  a979-3437-03-0 a398.2 a398.2 WIN r0 aWinarno G.NePengarang1 aRaja Rimba, /cWinarno G.N aCetakan I aiii, 44 Halaman :bIlustrasi ;c18 x 13 cm aSeekor Anak Kambing yang terpisah dari induknya sedang asik memakan rumput di tengah hutan. Tiba-tiba datang seekor Harimau bertubuh besar dan berwajah seram. "Kebetulan ada Anak Kambing di sini." kata Harimau sambil menyeringai. Lalu bagaimana nasib Anak Kambing. Apa lagi harimau itu sedang kelaparan. Anak Kambing pun mencari akal bagaimana caranya agar Harimau itu tidak jadi menerkamnya. "Jika kau membunuh dan memakan dagingku, kau pasti kecewa." kata Anak Kambing. "Mengapa aku kecewa?" tanya Harimau. "Karena aku mempunyai berita rahasia. Berita rahasia ini asalnya dari langit dan berguna bagi semua binatang." jawab Anak Kambing. "Lihatlah di atas itu. Itu lonceng dunia. Berita dari langit mengatakan begitu. Barang siapa bisa memukul lonceng itu sampai tiga kali, akan menjadi penguasa dunia. Kau akan menjadi Raja Rimba." kata Anak Kambing sambil menunjuk sarang lebah. Harimau pun mempercayai ucapan Anak Kambing. Namun sebelum Harimau memukul lonceng dunia itu. Anak kambing akan berlari untuk memberitahu semua binatang, agar menyambut dan ikut merayakan kenaikan pangkat Harimau. Dengan cepat Anak Kambing berlari. Artinya ia berlari pulang ke rumah dan akan menceritakan semuanya kepada induknya. Pada tengah harinya, Harimau segera meloncat untuk memukul lonceng dunia tersebut. Namun apa yang terjadi? Yang dikira lonceng dunia itu ternyata sarang lebah. Maka berhamburanlah semua lebah-lebah dalam sarang itu karena merasa tergangggu. Karena merasa kesakitan, akhirnya Harimau berteriak-teriak sambil berlari tak menentu. Karena seluruh badannya disengat oleh lebah-lebah. 4aCerita Anak aPekanbaru :bPT. Sutra Benta Perkasa,c2006 aTeks Bergambar2rdacontent aTanpa Perantara2rdamedia aVolume2rdacarrier a00000000537 a00000000538 a00000000539 a00000000540 a00000000541 a00000000542 a00000000543 a00000000544 a00000000545 a00000000546